Sunday, October 02, 2005

Menteri: Jembatan Timbang Akan Dikurangi

Jum'at, 30 September 2005 | 06:26 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Radjasa menyatakan akan mengurangi jumlah jembatan timbang. Ia mengaku telah memerintahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh jembatan timbang.

"Setelah ada laporan, saya akan memangkas jumlah jembatan timbang secara signifikan. Tetapi tidak boleh dihapus sama sekali, sebab itu untuk menjaga batasan beban (kendaraan kargo)," kata Hatta, Kamis (29/9).

Seperti diketahui, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) meminta pemerintah menghapus jembatan timbang sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Pungutan-pungutan yang ada di jembatan-jembatan timbang tersebut, menurut GAPMMI, menyebabkan pengusaha mengeluarkan biaya tinggi yang tidak perlu.

Hatta membantah ada pungutan pada jembatan timbang, kecuali bila terjadi kelebihan beban, maka akan ada denda. Keberadaan jembatan timbang itu, menurutnya, tetap diperlukan untuk menjaga jalan agar tidak rusak akibat dilewati kendaraan yang kelebihan beban.

Jembatan tersebut, menurut Hatta, harus dikurangi jumlahnya karena terlalu banyak. Di Pulau Jawa saja jembatan timbang mencapai 140. "Tetapi untuk mengurangi jembatan timbang harus ada dasar yang logis, di posisi mana yang harus dihapus. Maka itu saya masih menunggu laporan tim terlebih dahulu," ujarnya.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home