Tuesday, October 04, 2005

Senin, 03 Okt 2005, 06.30-17.00 : Dua Ruas Jalan Thamrin-Sudirman Tutup

Suasana di sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin kemarin terlihat berbeda dari hari biasanya. Tidak ada satu kendaraan pun yang melintas di kawasan itu. Sangat lengang dan bebas polusi. Menariknya, jalan protokol yang biasanya macet itu dipenuhi ribuan pengayuh sepeda.

Dua ruas jalan itu mulai pukul 06.30 hingga 17.00 kemarin memang sengaja ditutup. Penutupan itu dilakukan untuk memperingati Hari Bebas Polusi (Car Free Day) dan pelaksanaan Perda No 2 tahun 2005 tentang pengendalian pencemaran udara.

Acara yang dihelat Clean Air Project seperti Swisscontact dan Pelangi Indonesia itu menyuguhkan beragam acara untuk memeriahkan event itu.

Acara yang dimulai pukul 06.30 itu diisi konvoi sekitar 3000 sepeda dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI. Aksi ini dilakukan siswa Pangudi Luhur dan anggota Bike to Work (komunitas sepeda ontel). Acara ini dianggap dapat menyadarkan kaum perkotaan tentang pentingnya kualitas udara yang bersih.


Acara ini memang hanya sebagian dari rangkaian event yang digelar kemarin itu. Salah satunya yang paling di tunggu-tunggu adalah Clean Air Award 2005.

Anugerah itu diberikan oleh Clean Air Project - Swisscontact, kepada masyarakat yang secara inovatif telah melakukan kegiatan yang berdampak positif untuk perbaikan kualitas udara Jakarta. "Tujuan memberikan penghargaan atau apresiasi bagi usaha-usaha mandiri dan inovatif yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dalam menanggulangi pencemaran udara di Jakarta" papar Riana Sinaga salah satu panitia.

Dan bedasarkan pengamatan dari dari Swisscontact dengan pertimbangan itu maka Clean Air Award tahun ini diberikan pada dua kelompok. Yaitu SMU Pangudi Luhur untuk kategori massive movement. Mereka itu telah melakukan konvoi Sepeda Merdeka tanggal 17 agustus lalu sebagia bentuk peringatan hari kemerdekaan RI. Sedangkan untuk kategori lifestyle leader jatuh pada Bike to Work Community Indonesia. komunitasi itu telah menggunakan sepeda sebagai alat transportasi untuk bekerja dan dilaksanakan minimum dua kali sebulan.

Sebagai bagian dari kampanye udara bersih, Clean Air Project juga menyelenggarakan lomba foto kondisi dan upaya penurunan pencemaran udara. Sekedar informasi, menurut survey Badan Lingkungan Hidup Dunia (UNEP), Jakarta merupakan kota terpolusi ketiga didunia. Posisi pertama dan kedua ditempati oleh Mexico dan Bangkok. Dan sekitar 70 persen kontribusi pencemaran udara itu berasal dari knedaraan bermotor. Akibat polusi udara, kemacetan,dan pemborosan bahan bakar itu mengakibatkan kerugian Rp 12,8 Trilyun (menurut survey Yayasan Pelangi, 2003).

Kontribusi kemacetan dan pemborosan bahan bakar itu diakibatkan oleh pertambahan kendaraan bermotor yang mengalami peningkatan setiap tahun. Bahkan tahun 2004 terdapat 4.5 juta kendaraan bermotor dan rata-rata meningkat 10,71 persen tiap tahun (data Polda tahun 2005). Dan tiap hari ada 296 pengajuan STNK baru dan ini tentunya memerlukan pertambahan jalan sekitar 1.776 meter. Sedangkan jumlah kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum adalah 98,15 persen banding 1,85 persen.

Source : Jawa Pos

1 Comments:

Blogger Ryan Mas-Anto said...

siiip,sepeda mulai dijadikan sebuah kendaraan alternatif ditengah kemacetan lalu lintas akibat kendaraan bermotor. jadi sepeda bukan hanya untuk fun bike, dlsb, namun spt dulu, sepeda jd kendaraan untuk beekrja, bike2work, dll. semoga kota2 lain juga mengakampnyekan AYO NAIK SEPEDA! Sudah saatnya juga juga ada jalur khusus spt di UGM yang juga sudah punya jalur khusus sepeda, terima kasih UGM...

1:59 PM  

Post a Comment

<< Home