Sunday, October 02, 2005

Tarif Angkutan Antar Propinsi Naik 23 Persen

metrotvnews.com, Jakarta: Tarif Angkutan Kota AntarProvinsi (AKAP) dan tarif Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan resmi naik mulai besok. Tarif AKAP rata-rata naik sebesar 23 persen. Pengumuman kenaikan tarif AKAP dan ASDP ini disampaikan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa di Jakarta, Sabtu (1/10). Selain itu, kata Hatta, pemerintah juga meluncurkan paket insentif yang berlaku mulai November 2005.

Tarif AKAP naik 23 persen untuk Wilayah I, yang meliputi kota-kota di Pulau Sumatra, Jawa, dan Bali. Tarif bawah naik menjadi Rp 76 per penumpang per kilometer, sementara tarif atas, yakni ketika penumpang ramai seperti saat libur panjang atau akhir pekan menjadi Rp 114 per penumpang per km. Sementara itu untuk Wilayah II yang meliputi Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur, tarif bawah naik menjadi Rp 84 per penumpang per km. Sedangkan tarif atas menjadi Rp 126 per penumpang per km.

Sementara untuk tarif bus sedang dalam kota, bus besar, dan angkutan penumpang umum besaran kenaikan diserahkan kepada pemerintah daerah dengan referensi antara 23 hingga 28 persen. Untuk angkutan sungai danau dan penyebrangan naik 39 persen. Namun, pemerintah belum menetapkan kenaikan tarif kereta api kelas ekonomi.

Hatta mengakui, beberapa daerah lambat merespons atas kenaikan harga bahan bakar minyak. Terbukti hingga saat ini belum ada ketetapan baru untuk tarif angkutan kota dan bus sedang dalam kota. Hatta menegaskan, Dephub tidak berwenang menerapkan tarif angkutan kota. Sebab, itu menjadi wewenang penuh gubernur. Hatta mengimbau kepada kepala daerah untuk segera menetapkan tarif angkutan kota. Selain merugikan para sopir, lambatnya penetapan tarif baru akan memunculkan keributan di masyarakat. Di sisi lain juga suka ada yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi. "Saya mengimbau untuk secepat mungkin," kata Hatta.

Hatta menambahkan, pemerintah juga meluncurkan paket intensif yang akan berlaku mulai November mendatang. Paket intensif yang dimaksud terdiri dari pengurangan pajak kendaraan bermotor penumpang umum sebesar 50 persen, pengurangan jembatan timbang untuk mengurangi pungutan liar dan keringanan impor mesin untuk alat berat.

1 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Keep up the good work with your blog. I'm surprised how you manage to write so much, great job.

If you ever want to visit my site (I'm just getting started) or if you just want to download full length movies be sure to visit me and drop me a line.

2:17 AM  

Post a Comment

<< Home