Monday, March 13, 2006

MINGGU DEPAN DIOPERASIKAN; Jembatan Irung Petruk Cegah Kecelakaan

24 Februari 2006, Yogyakarta

WONOSARI (KR) - Jembatan Irung Petruk yang merupakan proyek normalisasi Jalan Wonosari-Yogya menurut rencana akan dioperasikan mulai minggu depan. Fungsi sarana lalulintas ini tidak sekadar memperlancar arus komunikasi, tetapi diharapkan menjadi salah satu solusi mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas.


Demikian dikatakan Kasatlantas Iptu Riyanto kepada KR di ruang kerjanya Kamis (23/2). Dalam beberapa hari lalu, menjelang pelaksanaan proyek jembatan ini selesai memang pernah dilakukan uji coba penggunaannya. Dari hasil evaluasi sementara jumlah kecelakaan lalulintas di kawasan jalan yang termasuk dalam kategori rawan tersebut mengalami penurunan drastis. Dari jumlah kejadian rata-rata dalam satu bulan sekitar 8 kasus menurun menjadi 2 kasus. Berdasarkan data itu menjadi indikator bahwa keberadaannya bukan saja melancarkan arus transportasi tetapi mampu mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas.

Dibanding beberapa tikungan rawan, di kawasan Irung Petruk sebelum dinormalisasi merupakan daerah rawan pertama di sepanjang Jl Wonosari-Yogya dan urutan kedua di Tikungan Slumprit. Khusus di Tikungan Slumprit, tingkat kerawanan tertinggi karena kemacetan. Posisi jalan menanjak tepat berada di tikungan jalan yang sempit menyebabkan banyak kendaraan muatan sering terpelorot. Sedangkan di tikungan Irung Petruk, posisi jalan banyak tikungan dan licin, tingkat kemiringan jalan bersifat labil terutama jika musim hujan. Pada kanan kiri jalan sering longsor hingga berdampak terhadap kondisi jalan raya. Karena faktor inilah kemudian menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas yang kadang menelan korban jiwa.

Ditambahkan Kasatlantas Iptu Riyanto, terkait dengan rencana pengoperasian jembatan Irung Petruk, pada minggu-minggu pertama akan dilakukan sosialisasi terutama tentang pengaturan jalur pemanfaatan jalan. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini otomatis akan ada dua jalan, yakni, jalan lama dan baru. Namun hingga saat ini belum diperoleh keterangan apakah jembatan Irung Petruk ini akan dibuat satu arah atau dua arah. “Kepastiannya masih menunggu hasil rapat koordinasi antara tim transportasi, Dinas Perhubungan, Pemkab dan jajaran terkait,” ujarnya.

Diambil dari Kedaulatan Rakyat (www.kr.co.id)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home